Buntut Perang Timur Tengah, Filipina Terapkan Kerja 4 Hari Seminggu demi Hemat Energi

Anton Suhartono
Ilustrasi pekerja di Filipina hanya bekerja selama 4 hari dalam seminggu imbas perang AS-Israel serang Iran. (foto: ist)

Pembatasan tersebut berlaku untuk studi banding serta rapat-rapat lain yang masih bisa dilakukan secara online.

“Perjalanan yang dilakukan tanpa justifikasi jelas, kebutuhan operasional, atau relevansi program secara langsung juga akan dianggap tidak perlu," demikian isi memo.

Marcos juga menyerukan seluruh kantor pemerintah untuk menghemat dengan mengurangi konsumsi listrik dan pengeluaran bahan bakar.

“Semua lembaga dan instrumen pemerintah nasional, termasuk perusahaan milik atau yang dikendalikan pemerintah, harus mengurangi konsumsi listrik dan bahan bakar sebesar 10 hingga 20 persen," kata Marcos.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ganas! Iran Hantam 26 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan 115 Serangan

2 hari lalu

Perang Iran Kuras Rudal AS, Pentagon Butuh Rp109 Triliun untuk Ganti Pesawat dan Drone

2 hari lalu

Iran: Perang Tak Akan Berakhir Sesuai Keinginan Trump

2 hari lalu

Gawat! Iran Peringatkan Perang Bisa Meluas jika AS Menyerang Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal