Buntut Tindakan Agresif Militer China terhadap AS di Laut dan Udara, Begini Tanggapan Gedung Putih

umaya
Kapal perang China memotong jalur kapal perusak berpeluru kendali AS, Chung-Hoon hanya dalam jarak 137 meter di Selat Taiwan. (Foto: Twitter)

Kirby menjelaskan penyadapan udara dan laut memang terjadi setiap saat. Tetapi seharusnya dilakukan secara profesional. 
 
"Kami pun melakukannya. Bedanya, ketika kami merasa perlu melakukannya, itu dilakukan secara profesional," katanya. 

Kirby pun menegaskan, jika China ingin menyampaikan pesan bahwa Amerika Serikat tidak diterima di wilayah tersebut atau ingin pesawat dan kapal AS berhenti terbang dan berlayar untuk mendukung hukum internasional, itu tidak akan berhasil. 

"Itu tidak akan terjadi," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

58.873 Jemaah Umrah Indonesia Tertahan Imbas Perang AS-Israel vs Iran

Internet
20 jam lalu

Mengejutkan! Ini Alasan OpenAI Jalin Kerja Sama dengan Departemen Perang AS

Internasional
21 jam lalu

Isi Lengkap Perjanjian Kerja Sama OpenAI dengan Departemen Perang Amerika Serikat

Internasional
21 jam lalu

Balas Dendam! Iran Tutup Selat Hormuz, Larang Kapal Apa pun Melintas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal