Burkina Faso Dilanda 2 Kali Kudeta Militer dalam 8 Bulan, Begini Respons AS

Anton Suhartono
Paul-Henri Damiba digulingkan oleh kelompok militer Ibrahim Traore dalam kudeta Burkina Faso (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengecam kudeta di Burkina Faso. Militer menggulingkan pemerintahan sah pada Jumat (30/9/2022) setelah terjadi insiden di ibu kota. 

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan Washington DC prihatin dengan kudeta yang berlangsung dua kali dalam 8 bulan terakhir.

“Kami mencatat bahwa untuk kedua kalinya dalam 8 bulan, perwira militer telah menegaskan bahwa mereka membubarkan pemerintah dan Majelis Nasional serta menangguhkan konstitusi. Kami bersama dengan mitra kami di ECOWAS, Uni Afrika, dan Uni Eropa mengecam tindakan ini serya kekerasan yang sedang berlangsung," kata Price, dikutip dari Sputnik, Minggu (2/10/2022).

Kudeta ini, lanjut dia, merusak agenda yang telah disepakati untuk kembali ke pemerintahan sipil yang dipilih secara demokratis.

Dia juga mendesak pihak-pihak bertanggung jawab untuk meredakan situasi.

"Amerika Serikat sangat prihatin dengan peristiwa di Burkina Faso," kata Price, seraya menambahkan pemerintahannya memantau dengan cermat situasi yang berubah-ubah seraya kami menyerukan agar semua pihak terlibat untuk menahan diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
19 menit lalu

Greenland Tegaskan Tak Rela Dicaplok AS Apa pun Alasannya

Internasional
1 jam lalu

Tolak Dicaplok, Greenland Peringatkan AS Masih Anggota NATO

Internasional
2 jam lalu

Anggota DPR AS Siapkan RUU Beri Jalan Trump Caplok Greenland

Internasional
3 jam lalu

Trump Ancam Kenakan Tarif 25% kepada Negara yang Berbisnis dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal