Cabut Instruksi Presiden Era Joe Biden, Trump Sebut AS Dikendalikan Kelompok Kiri

Anton Suhartono
t Donald Trump kembali mengambil langkah kontroversial dengan membatalkan seluruh instruksi presiden era Joe Biden (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengambil langkah kontroversial dengan membatalkan seluruh instruksi presiden (executive orders) era Joe Biden yang diteken menggunakan autopen

Trump bukan hanya menyoroti legalitas dokumen-dokumen tersebut, tapi juga menuding bahwa kebijakan era Biden sejatinya dikendalikan kelompok kiri radikal.

Trump menyampaikan keputusan itu melalui unggahan di akun Truth Social pada Jumat (28/11/2025). Dia menyebut sekitar 92 persen instruksi presiden Joe Biden sepanjang masa pemerintahannya diteken menggunakan autopen, alat otomatis yang menyalin tanda tangan seseorang dengan pena asli.

“Setiap dokumen yang ditandatangani oleh Joe Biden sang pengantuk menggunakan autopen… dengan ini dihentikan dan tidak memiliki kekuatan atau efek lebih lanjut,” tulis Trump.

Trump Tuding Kelompok Kiri Radikal Kendalikan Pemerintahan Biden

Trump menegaskan selama 4 tahun kepemimpinan Biden di Gedung Putih, pemerintahan AS tidak dikendalikan oleh presiden secara langsung. Dia menuding kelompok sayap kiri radikal-lah yang mengatur keputusan-keputusan penting dari balik layar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Trump Klaim AS Bikin Iran Tak Berdaya di Selat Hormuz: Mereka Bangkrut!

4 jam lalu

Trump Sebut Iran Tak Sanggup Gaji Tentara: Mereka Inflasi 300%!

4 jam lalu

Dievakuasi dari Pesawat Air Force One, Trump: Saya Nurut Dinas Rahasia

15 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal