Cabut Ratifikasi Perjanjian Uji Coba Nuklir, Rusia Ingin Ledakkan Bom Atom?

Anton Suhartono
Dmitry Peskov menegaskan keputusan Presiden Vladimir Putin mencabut ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) sudah tepat (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Kremlin menegaskan keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencabut ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) dengan Amerika Serikat (AS) sudah tepat. Tujuan pencabutan ratifikasi CTBT untuk mengimbangi AS yang sampai saat ini belum juga meratifiksi perjanjian tersebut.

Putin pada Kamis kemarin mengatakan, Rusia mungkin mempertimbangkan untuk mencabut ratifikasi. Pernyataan itu disambut baik ketua parlemen Majelis Rendah Duma Vyacheslav Volodin. Menurut Volodin, anggota parlemen akan segera mempertimbangkan permintaan Putin tersebut.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan, keputusan Putin itu diambil untuk membuat posisi Rusia menjadi seimbang dengan AS.

"Apa yang dimaksud Presiden? Maksud utamanya adalah perlu membawa situasi de facto menjadi sama. Dulu kala, kita menandatangani dan meratifikasi, tapi AS tidak meratifikasinya," kata Peskov, dikutip dari Reuters, Jumat (6/10/2023).

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Peskov, Putin membuka kemungkinan untuk mencabut ratifikasi di parlemen. Meski demikian, Peskov menegaskan, bukan berarti Rusia ingin menguji coba senjata nuklir dengan mengambil keputusan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Internasional
15 jam lalu

Negara-Negara Teluk Marah ke AS usai Wilayahnya Digempur Drone Iran Tanpa Peringatan

Internasional
17 jam lalu

Baru 100 Jam Serang Iran, Biaya Perang AS sudah Tembus Rp60 Triliun

Nasional
21 jam lalu

Jokowi Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden dan Wapres, Bahas 2 Hal Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal