Cabut Ratifikasi Perjanjian Uji Coba Nuklir, Rusia Ingin Ledakkan Bom Atom?

Anton Suhartono
Dmitry Peskov menegaskan keputusan Presiden Vladimir Putin mencabut ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) sudah tepat (Foto: Reuters)

"Volodin sudah menyampaikan kesiapan untuk melakukan hal itu. Ini bukan pernyataan niat untuk melakukan uji coba nuklir," ujarnya.

Rusia dan AS merupakan negara dengan kekuatan nuklir terbesar. Kedua negara menyampaikan penyesalan karena terpaksa menangguhkan perjanjian pengendalian senjata New-START. Kesepakatan antara Rusia dan AS yang diteken pada 2010 itu dibuat untuk menghindari perlombaan senjata serta mengurangi risiko perang nuklir.

Namun di tengah krisis yang dipicu perang di Ukraina, Putin mengumumkan penangguhan partisipasi Rusia dalam New START.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Tegang! Iran Peringatkan Blokade AS Bahayakan Selat Hormuz

Internasional
3 jam lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
5 jam lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Internasional
5 jam lalu

Iran Serang Uni Emirat Arab, AS Peringatkan Warganya Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal