Cerita Kengerian Pasukan Junta Myanmar Bom Festival Buddha, Mayat Bergelimpangan

Anton Suhartono
Ilustrasi serangan bom junta militer Myanmar ke kerumunan acara festival Buddha menewaskan sedikitnya 32 orang (Foto: AP)

Serangan terjadi dua kali dalam selang beberapa menit. Setelah bom pertama dijatuhkan, paralayang milik militer kembali berputar dan melepaskan dua bom tambahan ke arah kerumunan warga yang panik berlarian menyelamatkan diri.

Aksi brutal ini kembali menegaskan bahwa militer Myanmar tak segan menyerang acara sipil dan keagamaan untuk menekan kelompok oposisi yang menolak kekuasaan junta. Sejak kudeta militer pada 2021, ribuan warga sipil telah tewas dalam serangan udara, penembakan, dan penangkapan massal yang dilakukan pasukan junta di berbagai wilayah.

Masyarakat internasional mengecam keras tindakan tersebut dan menyerukan agar PBB serta ASEAN segera mengambil langkah tegas menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di Myanmar. Namun hingga kini, junta tetap tak tersentuh dan terus melancarkan serangan terhadap warganya sendiri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

6 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

8 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

28 hari lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal