Cerita Presiden Kolombia Petro Ditelepon Trump lalu Diancam Akan Diserang

Anton Suhartono
Gustavo Petro mengungkap hasil pembicaraan telepon dengan Donald Trump, diancam akan diserang (Foto: AP)

Namun, dia bersyukur rencana AS untuk menyerang Kolombia diurungkan. Petro akan menemui Trump langsung di Gedung Putih.

"Kami tidak tahu tindakan militer apa yang sedang direncanakan, hanya bahwa satu tindakan sedang berlangsung," tuturnya

Petro juga mengungkapkan keprihatinannya tentang cara AS menggunakan kekerasan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Ada yang tidak beres dengan UU di AS yang bertentangan dengan hukum internasional.

Hukum AS mengizinkan operasi militer ke luar negeri dengan dalih memerangi kejahatan, sementara hukum internasional melarang tindakan seperti itu.

"Perubahan itu tidak bisa dipaksakan dari luar. Perubahan itu harus muncul dari dialog Venezuela. Peran Amerika Serikat seharusnya memfasilitasi dialog tersebut, bersama dengan Amerika Latin,” kata Petro.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
40 menit lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

4 jam lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

5 jam lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

6 jam lalu

Sedang Perang, AS Tetap Izinkan Presiden Iran Hadiri Sidang Umum PBB di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal