Cerita WNI Alami Gempa Jepang, Alarm Bunyi 8 Detik Sebelum Guncangan

Anton Suhartono
Rumah warga di Atsuma ambruk akibat gempa 6,7 SR (Foto: AFP)

"Jadi handphone di Jepang itu sudah dilengkapi, bukan aplikasi, tapi di dalam ada sistemnya, setiap ada gempa atau bencana alam apa pun, pasti keluar (bunyi) alarm. Meskipun handpohne di-mute. tetap akan nyala," ujar perempuan asal Tangerang Selatan, Banten, itu.

Bunyi alarm disertai peringatan gempa terengar kencang, cukup untuk membangunkan orang tidur. Ini sudah menjadi standar prosedur peringatan bencana di Jepang, sehingga warga bisa menyelamatkan diri.

"Saya terbangun gara-gara itu. Bunyi hape saya kencang banget, bilang ada gempa, ada gempa," ujarnya.

Saat bangun, gempa bumi tidak langsung dirasakan karena ada jeda waktu dari titik pusat sampai dirasakan di daerahnya.

"Sekitar delapan detik kemudian gempanya datang dan lumayan kencang. Saya agak takut, jujur saja. Saya juga agak bingung harus bagaimana karena saya sudah panik," tutur perempuan yang aktif di media sosial ini.

Gempa di Hokkaido menewaskan 44 orang, sebagian besar korban berada di kota pegunungan, Atsuma. Umumnya para korban tertimbun longsor sebagai dampak dari guncangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
28 hari lalu

Gempa M5,9 Guncang Jepang Bertitik Pusat di Darat, Puluhan Orang Luka

2 bulan lalu

Heboh Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Disebut Buatan Manusia, Mungkinkah?

2 bulan lalu

Jepang Geger! Gempa Dahsyat M7,1 Tewaskan Puluhan Orang Disebut Buatan Manusia

2 bulan lalu

Gempa M7,1 Jepang, Pencarian Dihentikan Korban Tewas 36 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal