Charlie Hebdo Terbitkan Kartun Erdogan Lecehkan Perempuan Muslim, Picu Kemarahan Turki

Arif Budiwinarto
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan jadi bahan ejekan majalah satir Charlie Hebdo. Dalam karikatur terbarunya, majalah itu menggambarkan Erdogan tengah melecehkan perempuan Muslim. (foto: AFP)

Awal pekan ini, Macron menegaskan bahwa Prancis akan tetap berpegang pada tradisi dan hukum sekulernya yang menjamin kebebasan berekspresi serta memungkinakan publikasi anti-agama seperti yang dilakukan Charlie Hebdo.

Pernyataan Macron baru-baru ini memicu gelombang pemboikotan produk Prancis di negara-negara anti-Prancis yang mayoritas berpenduduk Muslim.

Pada 2015, 17 orang tewas dalam insiden penyerangan di kantor Charlie Hebdo yang dipicu oleh penerbitan kartun Nabi Muhammad pertama kalinya oleh majalah itu.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Turki Murka Rudal Iran Tembus Wilayah Udaranya, NATO Langsung Tembak Jatuh

Internasional
16 hari lalu

Israel Akui Kemerdekaan Somaliland, Ini Peringatan Keras Erdogan 

Internasional
2 bulan lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Nasional
2 bulan lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal