China Desak Warganya Segera Tinggalkan Israel: Situasi Parah!

Anton Suhartono
Petugas dari pemerintah Kiryat Bialik, Israel Utara, menutupi bangunan bangunan yang terkena serangan roket Hizbullah dengan bendera (Foto: AP)

Hizbullah pada 20 September melancarkan serangan balasan ke Israel dengan menembakkan 150 roket ke kota-kota di perbatasan. 

Israel membalas dengan melancarkan serangan udara ke pinggiran Beirut, menewaskan seorang komandan senior Hizbullah, Ibrahim Aqil. Sejak itu aksi saling serang semakin intensif.

Beberapa pejabat Israel mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan operasi serangan darat ke Lebanon untuk membuat zona penyangga. Jika terwujud, ini akan menjadi perang darat pertama kedua pihak sejak 7 Oktober 2023. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Bebas dari Israel, 422 Aktivis Global Sumud Flotilla Diterbangkan ke Turki

Nasional
13 jam lalu

9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Menlu Sebut Pakai Berbagai Jalur Diplomatik

Nasional
14 jam lalu

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Segera Pulang ke RI

Nasional
15 jam lalu

WNI Dilaporkan Disiksa Aparat Israel, Kemlu Koordinasi dengan Global Sumut Flotilla

Nasional
16 jam lalu

Relawan Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Dianiaya Israel, Dipukul hingga Dilecehkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal