China Dituduh Berniat Ambil Alih Politik Australia

Nathania Riris Michico
Ilustrasi bendera Australia. (FOTO: AFP)

Lewis memberi contoh insiden agen China yang memberikan kontribusi besar ke partai-partai politik Australia sebagai bagian dari kampanye penjajakan pengaruh yang luas, yang juga menargetkan media dan universitas di negara itu.

"Cukup jelas bagi saya bahwa siapa pun di kantor politik berpotensi menjadi target. Saya tidak mencoba menciptakan paranoia, tetapi perlu ada tingkat kesadaran yang masuk akal," katanya.

Mantan kepala mata-mata itu mengatakan, bantuan komunitas besar etnis Tionghoa Australia merupakan hal penting dalam upaya melawan pengaruh rahasia asing, seperti halnya Muslim-Australia yang sudah membantu perang melawan terorisme.

Saat memimpin ASIO, Lewis, yang juga memegang posisi militer senior dan menjabat sebagai duta besar Australia untuk Belgia dan NATO, sering memperingatkan bahaya spionase asing, tetapi enggan mengkritik China.

Pernyataan terakhirnya ini diduga akan membuat marah China, yang dengan kerasa membantah tuduhan Partai Komunis yang berkuasa secara diam-diam ikut campur dalam urusan Australia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

5 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

9 hari lalu

Megah! Trump Jemput Langsung Presiden China Xi Jinping di Bandara, Disambut Pesawat Bomber

10 hari lalu

Cetak Rekor Dunia! Bocah 6 Tahun Ini Selesaikan Rubik Kubus 3x3 dalam 4 Detik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal