China Dituduh Berniat Ambil Alih Politik Australia

Nathania Riris Michico
Ilustrasi bendera Australia. (FOTO: AFP)

Lewis memberi contoh insiden agen China yang memberikan kontribusi besar ke partai-partai politik Australia sebagai bagian dari kampanye penjajakan pengaruh yang luas, yang juga menargetkan media dan universitas di negara itu.

"Cukup jelas bagi saya bahwa siapa pun di kantor politik berpotensi menjadi target. Saya tidak mencoba menciptakan paranoia, tetapi perlu ada tingkat kesadaran yang masuk akal," katanya.

Mantan kepala mata-mata itu mengatakan, bantuan komunitas besar etnis Tionghoa Australia merupakan hal penting dalam upaya melawan pengaruh rahasia asing, seperti halnya Muslim-Australia yang sudah membantu perang melawan terorisme.

Saat memimpin ASIO, Lewis, yang juga memegang posisi militer senior dan menjabat sebagai duta besar Australia untuk Belgia dan NATO, sering memperingatkan bahaya spionase asing, tetapi enggan mengkritik China.

Pernyataan terakhirnya ini diduga akan membuat marah China, yang dengan kerasa membantah tuduhan Partai Komunis yang berkuasa secara diam-diam ikut campur dalam urusan Australia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
21 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
22 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
2 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal