Kedubes China pun merespons, "Apa yang disebut kebebasan berekspresi tidak dapat digunakan untuk melindungi rasisme."
Di acara tersebut, pembawa acara menyebut beberapa kebiasaan turis China yang tidak boleh dilakukan di negara lain seperti buang air besar di jalan serta memakan daging anjing.
Acara ini dibuat merujuk pada pengusiran turis China, terdiri dari orangtua dan anak laki-laki mereka bernama Zang dari hotel. Mereka diusir pada 2 September 2018 malam karena salah waktu check in. Permintaan agar hotel membiarkan mereka menetap di lobi ditolak hingga pihak keamanan hotel memanggil polisi dan mengusir mereka.
Kedubes China berulang kali menolak permintaan maaf dari staf televisi SVT dengan alasan permintaan disampaikan dengan tidak tulus. Dalam berbagai kesempatan wawancara dengan media Swedia, Dubes China untuk Swedia, Gui Cangyou, juga mendesak agar polisi meminta maaf.
Dia juga meminta SVT mengubah peta China yang tidak memasukkan Taiwan dan Tibet.