China Geram Swedia Tak Proses Hukum Stasiun TV yang Menghina Turisnya

Anton Suhartono
Cuplikan video yang menjadi viral saat polisi Swedia mengusir turis China dari hotel (Foto: AFP)

Kedubes China pun merespons, "Apa yang disebut kebebasan berekspresi tidak dapat digunakan untuk melindungi rasisme."

Di acara tersebut, pembawa acara menyebut beberapa kebiasaan turis China yang tidak boleh dilakukan di negara lain seperti buang air besar di jalan serta memakan daging anjing.

Acara ini dibuat merujuk pada pengusiran turis China, terdiri dari orangtua dan anak laki-laki mereka bernama Zang dari hotel. Mereka diusir pada 2 September 2018 malam karena salah waktu check in. Permintaan agar hotel membiarkan mereka menetap di lobi ditolak hingga pihak keamanan hotel memanggil polisi dan mengusir mereka.

Kedubes China berulang kali menolak permintaan maaf dari staf televisi SVT dengan alasan permintaan disampaikan dengan tidak tulus. Dalam berbagai kesempatan wawancara dengan media Swedia, Dubes China untuk Swedia, Gui Cangyou, juga mendesak agar polisi meminta maaf.

Dia juga meminta SVT mengubah peta China yang tidak memasukkan Taiwan dan Tibet.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

3 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

5 hari lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Meningkat tapi Nilai Transaksi Menurun, Ini Kata BI

7 hari lalu

Megah! Trump Jemput Langsung Presiden China Xi Jinping di Bandara, Disambut Pesawat Bomber

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal