STOCKHOLM, iNews.id - Kasus tuduhan pelecehan terhadap turis China dalam acara 'Svenska Nyheter' di stasiun televisi Swedia, SVT, belum usai, bahkan semakin meruncing.
Kedutaan Besar (Kedubes) China di Stockholm melayangkan protes langsung atas kasus yang terjadi pada bulan lalu ini. Terlebih, Kanselir Kehakiman, lembaga yang mewakili pemerintah dalam menyelidiki kasus terkait dengan pemberitaan, menyatakan tidak ada kesalahan yang dilakukan stasiun televisi dengan acara sindiran itu.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan Minggu (14/10/2018), kedubes China mengecam Kanselir Kehakiman yang dituduh membela SVT atas acara yang dianggap melanggar kehormatan negaranya. Kecaman tersebut juga disampaikan ke media massa Swedia.
Menurut Kanselir Kehakiman, sebagaimana dilaporkan surat kabar Aftonbladet, acara itu tidak menyalahi aturan tentang ujaran kebencian sehingga tidak perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Ruang untuk ironi, sindiran, dan ekspresi lain yang memicu perdebatan sangat luas dan termasuk pendapat yang bisa dianggap sebagai serangan," bunyi laporan itu, menjelaskan standar sebuah kasus yang layak diselidiki lebih lanjut.