China Ingatkan AS dan Jepang Tak Ubah Asia Pasifik Jadi Arena Gulat

Anton Suhartono
Wang Wenbin (Foto: Reuters)

Wang juga mendesak AS dan Jepang untuk meninggalkan mentalitas Perang Dingin dan ideologi bias terhadap China.

"Berhenti menciptakan musuh imajiner dan berhenti mencoba menabur benih Perang Dingin baru di Asia Pasifik dan tidak menjadi pengganggu Asia Pasifik yang stabil,” tuturnya.

Lebih lanjut Wang menyinggung pernyataan bersama kedua negara melalui Komite Konsultatif Keamanan AS-Jepang di Washington DC pada 11 Januari lalu. Pertemuan melibatkan menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara itu menyinggung upaya China untuk membentuk kembali tatanan internasional dan secara sepihak memaksakan perubahan status quo di Laut China Timur sebagai hal yang memprihatinkan.

“Kata-kata tentang China dalam pernyataan bersama ini sangat bernada mentalitas Perang Dingin 'zero-sum', mengandung fitnah dan serangan tidak berdasar terhadap China,” kata Wang. 

Dia menegaskan, AS dan Jepang berdalih ingin memajukan perdamaian dan keamanan di kawasan, namun di sisi lain mencari alasan untuk membangun militer dan menggunakan kekuatan militer secara sengaja.

China telah berulang kali mengungkapkan keprihatinan terhadap kebijakan AS di kawasan yang diistilahkan dengan 'bermain di halaman belakang rumahnya' merujuk pada isu Taiwan.

AS melanjutkan misi pelayaran kebebasan navigasi di Selat Taiwan dan Laut China Selatan dengan menggunakan kapal perang. China menuduh AS sedang mencari sekutu baru yang bersedia menjadi landasan penempatan rudal berkemampuan nuklir generasi baru berbasis darat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Kebal Diembargo AS, Maskapai Iran Tetap Layani Penerbangan Internasional

12 jam lalu

KAI Segera Impor 23 KRL Bekas dari Jepang, Atasi Kekurangan Kereta

14 jam lalu

Trump Ungkap Pertemuan Delegasi AS-Iran Berjalan Baik, Bakal Berlanjut

14 jam lalu

Tegas! Presiden Iran: Kami Tak Akan Pernah Tunduk kepada AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal