China ke NATO soal Krisis Ukraina: Lebih Baik Introspeksi Diri daripada Salahkan Orang Lain

Ahmad Islamy Jamil
Serangan rudal meluluhlantakkan kota-kota Ukraina sejak dimulainya agresi militer Rusia di Ukraina pada Februari 2024. (Foto: Reuters)

Amerika Serikat telah lama mencurigai bahwa perusahaan-perusahaan China memberikan dukungan militer kepada Rusia. Namun, tudingan itu dibantah oleh Moskow dan Beijing.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan, lewat Deklarasi KTT Washington, aliansinya mengirimkan pesan yang kuat kepada Beijing tentang kerja sama China dengan Rusia.

"Deklarasi yang kami sepakati hari ini adalah pesan terkuat yang pernah dikirimkan sekutu NATO mengenai kontribusi China dalam perang ilegal Rusia melawan Ukraina, sehingga hal itu sendiri merupakan pesan yang kuat," kata Stoltenberg saat konferensi pers di akhir hari pertama KTT NATO.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
3 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
6 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
6 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal