China Klaim Warganya Jadi Target Pembunuhan dan Diskriminasi di Jepang

Anton Suhartono
Ketegangan China-Jepang kembali memanas setelah Beijing memperbarui nasihat perjalanan bagi warganya ke Negeri Sakura (Foto: Free Malaysia Today))

BEIJING, iNews.id - Ketegangan China-Jepang kembali memanas setelah Beijing mengeluarkan larangan perjalanan ke Jepang dan menegaskan bahwa warganya semakin sering menjadi target diskriminasi hingga kejahatan serius di Negeri Sakura. 
Pemerintah China menyatakan, peningkatan ancaman terhadap keselamatan warga negaranya merupakan alasan utama di balik pembaruan nasihat perjalanan yang diumumkan pada Rabu (26/11/2025), di samping memanasnya gejolak politik kedua negara terkait isu Taiwan.

Langkah ini diambil di tengah perselisihan diplomatik terkait Taiwan, terutama setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan kesediaan membantu Taiwan jika diserang China. Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Beijing.

Lonjakan Laporan Diskriminasi dan Ancaman Keselamatan

Kedutaan Besar (Kedubes) China di Tokyo mengungkap peningkatan signifikan dalam permintaan bantuan dari warga China yang melaporkan perlakuan diskriminatif selama berada di Jepang. 

“Kasus-kasus terkait diskriminasi melonjak terutama pada November,” bunyi pernyataan kedubes, dalam masihat perjalanan.

Otoritas China menilai situasi keamanan di Jepang memburuk dan tidak lagi menjamin keselamatan warga mereka. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gempa M7,1 Jepang, Pencarian Dihentikan Korban Tewas 36 Orang

4 hari lalu

Gempa M7,1 Jepang Renggut 28 Nyawa, Korban Terbanyak di Mal dan Pabrik Kertas

5 hari lalu

Sakura Matsuri 2026 Sukses Sulap Kota Jababeka Jadi Little Japan, Intip Keseruannya!

5 hari lalu

Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Dirasakan hingga Korea, Gedung-Gedung Berguncang

5 hari lalu

Tersandung Kasus Durian, Wakil Menteri Pertanian Vietnam Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal