Seorang pemilik mebel lain mengatakan, peti-peti itu diolah terlebih dulu ke pabrik kayu sehingga tidak tampak sebagai tempat penyimpan jenazah lagi. Setelah itu baru diolah menjadi kursi, lemari, dan lainnya.
Menyusul larangan mengubur jenazah, memiliki atau membuat peti mati telah dilarang. Dengan demikian para pengerajin saat ini mengutamakan menghabiskan stok peti yang ada.
Pemerintah Provinsi Jiangxi menetapkan batas waktu September 2018 bagi semua warga untuk mengkremasi jenazah. Warga pun menerima dengan setengah, mengingat beberapa di antaranya masih memegang tradisi mengubur jenazah.
Tak hanya peti, bahkan uanh kertas replika yang kerap digunakan dalam proses penguburan atau kremasi jenazah juga dilarang.
Di Cina, kebiasaan membakar uang kertas atau memberikan replika barang elektronik dan mobil mewah kepada keluarga yang ditinggal sudah menjadi tradisi. Barang-barang itu diyakini akan diterima di akhirat pada bulan ketujuh kalender lunar di China. Selain itu tanggal paling penting adalah 15 di bulan tersebut yang juga dikenal sebagai Festival Hantu Lapar atau Zhongyuan Jie.