China Sebut Hasil Penelitian Harvard soal Covid-19 Konyol

Arif Budiwinarto
Coronavirus

Kementerian Luar Negeri China melalui juru bicara, Hui Chunying, menolak hasil penelitian Harvard Medical School tersebut. Otoritas Chinamenyebut penelitian tersebut terlalu dibuat-buat.

"Saya pikir itu konyol, sangat konyol, untuk sampai pada kesimpulan ini dengan berdasarkan pada pengamatan dangkal seperti volume lalu lintas," kata Hua dikutip dari Reuters, Selasa (9/6/2020).

Ini bukan kali pertama China menghadapi tudingan mengenai Covid-19. Sebelumnya, Mantan Ketua Badan Intelejen Inggris, MI6, Sir Richard Dearlove, menyebut virus corona baru merupakan buatan manusia, bukan muncul secara alami dari binatang liar seperti yang diklaim China.

Di awal kemunculannya, Pemerintah China menyebut Covid-19 berasal dari kelelawar yang dijual di pasar hewan Wuhan, Provinsi Hubei.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Internasional
4 hari lalu

Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Nasional
5 hari lalu

Polisi Bongkar Sindikat SMS E-Tilang Palsu, Dikendalikan WN China

Internasional
12 hari lalu

Rusia Bantah Uji Coba Senjata Nuklir pada 2020

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal