China Susun Daftar 100 Bentuk Campur Tangan AS dalam Urusan Hong Kong

Ahmad Islamy Jamil
Victoria Harbour di depan gedung pencakar langit di Hong Kong, China. (Foto: Reuters)

The Apple Daily terpaksa ditutup menyusul penggerebekan oleh 500 polisi di kantor pusatnya pada 17 Juni, disusul pembekuan aset-aset penting dan rekening bank milik media itu.

Pihak berwenang China mengatakan, puluhan artikel surat kabar itu diduga telah melanggar UU Keamanan Nasional. Sementara para kritikus menilai UU itu telah digunakan Beijing untuk melumpuhkan kebebasan berbicara dan mengikis kebebasan mendasar lainnya yang dijamin dalam Hukum Dasar (semacam konstitusi warisan kolonial di Hong Kong).

Para pejabat China dan Hong Kong menyangkal tuduhan itu. Mereka mengatakan, undang-undang tersebut justru bertujuan untuk mengembalikan ketertiban di Hong Kong, pasca demonstrasi besar anti-China selama berbulan-bulan yang terkadang disertai kekerasan pada 2019.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
12 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
16 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Internasional
21 jam lalu

AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin Tuntutan ke Iran

Internasional
23 jam lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal