China Tutup Pangkalan Pendakian Everest untuk Para Wisatawan

Nathania Riris Michico
Banyak orang kini semakin tertarik untuk melihat pemandangan di puncak pegunungan tertinggi di dunia. (Foto: GETTY IMAGES)

Pada Januari, pihak berwenang mengumumkan akan membatasi jumlah izin pendakian setiap tahun hingga 300 pendaki saja.

Di media sosial China, klaim telah menyebar dalam beberapa hari terakhir bahwa pangkalan pendakian Everest ini akan ditutup secara permanen untuk turis. Namun Xinhua mengutip pejabat yang menyangkal hal itu.

Suhu dan ketinggian tinggi membuat upaya pembersihan di Everest menjadi tugas yang sulit. (Foto: Getty Images)

Pengumuman resmi tentang penutupan itu dibuat pada Desember di situs otoritas Tibet.

Disebutkan, tiga operasi pembersihan pada musim semi lalu mengumpulkan delapan ton limbah, termasuk kotoran manusia dan peralatan pendaki gunung yang ditinggalkan.

Upaya pembersihan tahun ini juga akan mencoba untuk memindahkan mayat pendaki gunung yang meninggal di lokasi yang acap kali disebut sebagai zona kematian -yang terletak di atas 8.000 meter, di mana udaranya terlalu tipis untuk menopang kehidupan dalam waktu lama.

Karena ketinggian yang dingin dan tinggi, mayat-mayat ini sering tetap berada di gunung selama bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

3 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

3 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal