Cile Larang Penggunaan Kantong Plastik di Semua Toko dan Swalayan

Nathania Riris Michico
Chili menjadi negara Amerika Selatan pertama yang secara hukum melarang penggunaan kantung tas plastik. (Foto: BBC)

Pinera mengatakan aturan baru ini merupakan langkah besar demi Chili yang lebih bersih.

"Kami ingin pergi dari budaya sekali pakai, di mana semuanya digunakan dan dibuang, ke budaya daur ulang yang sehat," kata Pinera, seperti dilaporkan BBC, Sabtu (4/8/2018).

"Ada 7,6 miliar penduduk di dunia. Kita tidak bisa melanjutkan menghasilkan polusi seolah-olah kita masing-masing memiliki Bumi."

Dia menyerahkan tas kain yang dapat digunakan kembali pada upacara yang menandai larangan pada Jumat (3/8/2018). Undang-undang itu diusulkan oleh pendahulunya, Michelle Bachelet, yang melarang penggunaan kantong plastik di wilayah Patagonia Chili.

Beberapa negara lain juga mengambil langkah-langkah serupa untuk memerangi polusi plastik.

Pada Januari, Panama menyetujui undang-undang yang membatasi penggunaan komersial kantong plastik. Pelaku Bisnis di negara itu diberi waktu hingga 24 bulan untuk menghentikan penggunaan kantong plastik.

Di Inggris, aturan biaya wajib 5 poundsterling atau sekitar Rp93 ribu per kantong plastik diperkenalkan pada 2015.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 tahun lalu

Puan Bertemu Ketua Parlemen Chili, Jajaki Kerja Sama Ekspor Impor

Internasional
2 tahun lalu

Cerita Haru Anak Kembali Bertemu Ibu setelah 42 Tahun, Lahir di Chili dan Dibesarkan di AS

Internasional
3 tahun lalu

Kisah Luar Biasa Korban Kecelakaan Pesawat di Gunung Andes, Bisa Bertahan 60 Hari Makan Daging Manusia

Internasional
3 tahun lalu

Negara Ini Dilanda 2 Kebakaran Besar Secara Bersamaan, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal