Covid, Pernikahan Yahudi Diminta Batal karena Hendak Dihadiri 10.000 Tamu

Ahmad Islamy Jamil
Kelompok Yahudi Ortodoks antara lain dikenal karena kebiasaan kaum laki-laki mereka mengenakan setelan hitam. (Foto: AFP)

Penasihat Cuomo, Elizabeth Garvey, mengatakan kepada wartawan bahwa ada lebih dari 10.000 orang berencana menghadiri pernikahan Yahudi itu.

“Anda boleh menikah, tapi tidak diperkenankan mendatangkan seribu orang di pernikahan Anda,” kata Cuomo.

New York adalah pusat wabah Covid-19 di Amerika Serikat pada musim semi. Di kota itu, ada lebih dari 23.800 orang meninggal dunia akibat terjangkit virus corona sampai hari ini.

New York berhasil mengendalikan krisis pandemi dengan meminta masyarakat untuk tetap tinggal di rumah. Akan tetapi, dalam beberapa pekan terakhir, proporsi hasil tes positif Covid-19 di kota itu telah meningkat kembali, terutama di distrik-distrik dengan komunitas besar Yahudi Ortodoks.

Minggu lalu, Cuomo memerintahkan penutupan bisnis nonesensial di distrik-distrik itu dan membatasi hanya 10 orang yang dapat berada di sinagog pada waktu yang sama. Sekolah-sekolah juga ditutup karena wabah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
17 jam lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

20 jam lalu

Trump: Iran Negara Gagal

20 jam lalu

Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi, Ini Penjelasan soal Benjolan di Paru-parunya

1 hari lalu

Sadis, Pria di AS Tembak Mati 7 Anggota Keluarga termasuk Perempuan Hamil dan 2 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal