Curhatan Mahathir Mohamad Proyek Mobil Nasionalnya Ditolak Rakyat

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

"Saya ingat mobil-mobil Jepang setelah perang. Konsumen berkata jika kita menggoresnya dengan paku, kita dapat melihat (terbuat dari) kaleng Milo (susu). Namun dari mobil 'Milo timah' itu hadir berbagai model Toyota, Nissan, dan Suzuki yang kita gunakan sekarang," katanya.

Menurut dia, proyek mobil nasional tidak harus dijalankan oleh pemerintah, tapi sektor swasta. Namun karena penolakan sudah begitu besar, jangankan swasta, pemerintah pun tak bisa berbuat banyak.

Dampaknya, kata dia, mobil asing memonopoli pasar otomotif Malaysia. Bahkan, Proton yang dibesarkannya dibuat sudah dijual ke asing.
 
"Tidak ada lagi mobil nasional. Tidak ada lagi industri otomotif. Para pekerja, insinyur, manajer, tidak memiliki pekerjaan lagi. Malaysia akan menjadi negara konsumen, petani, dan nelayan. Lupakan tentang Visi 2020," katanya, dengan nada sinis.
 
Dalam Konferensi Nikkei ke-24 tentang Masa Depan Asia di Jepang pada 11 Juni 2018, Mahathir mengungkapkan rencana Pemerintah untuk mengerjakan mobil nasional baru.
 
Namun, banyak warga Malaysia tidak menanggapi rencana itu secara positif. Umumnya warga ingin pemerintah memperbaiki sistem transportasi publik. Sebagian mengatakan pemerintah seharusnya belajar dari kasus Proton yang gagal mendapat tempat di dalam negeri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

Mahathir Mohamad Muncul ke Publik meski Masih Perawatan RS, Nyeruput Kopi di Mal

Internasional
16 hari lalu

Kondisi Terkini Mahathir Mohamad Setelah 2 Pekan Dirawat di Rumah Sakit

Internasional
29 hari lalu

Kondisi Terkini Mahathir Mohamad Dirawat di RS Setelah Jatuh di Rumah

Internasional
30 hari lalu

Malaysia Akan Batasi Masa Jabatan Perdana Menteri 2 Periode

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal