Curiga UFO Drone Mata-mata China, Dephan AS Bentuk Gugus Tugas Baru

Arif Budiwinarto
Departemen Pertahanan (Dephan) Amerika Serikat membentuk Satuan Tugas Penyelidik UFO guna mengindentifikasi benda asing tak dikenal tersebut. AS mengkhawatirkan UFO merupakan drone mata-mata China. (foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id -Pentagon tengah menyiapkan satuan tugas baru di bawah Angkatan Laut (AL) untuk menyelidiki penampakan UFO.

"Departemen Pertahanan (Dephan) Amerika Serikat berharap pembentukan Satuan Tugas untuk Fenomena Udara Tak Teridentifikasi (UAPTF) dapat meningkatkan pemahaman serta memperoleh wawasan lebih terperinci tentang asal-usul dan sifat UFO," kata Juru Bicara Pentagon, Susan Gough dikutip dari AFP, Sabtu (15/8/2020).

Alih-alih mengungkap keberadaan alien yang kerap dihubungkan dengan UFO, Washington sebenarnya lebih khawatir benda terbang misterius tersebut sebagai "upaya mata-mata China" menggunakan drone atau sarana udara lainnya.

"Misi gugus tugas ini adalah untuk mendeteksi, menganalisis, dan membuat katalog UFO yang berpotensi menjadi ancaman bagi keamanan nasional AS," lanjutnya.

Pentagon akan menganggap setiap "kemunculan pesawat tidak dikenal ke dalam wilayah udara maupun area latihan AS sebagai ancaman sangat serius dan laporannya harus diperiksa."

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe

57 tahun lalu

Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal