Kemenangannya menjadi sorotan karena selama kampanye dia menghadapi serangan politik yang menyinggung identitas agamanya. Presiden Donald Trump dan sejumlah politisi Republik bahkan berusaha mengaitkannya dengan kelompok ekstremis Islam, meski tuduhan tersebut tidak disertai bukti pendukung.
Rashida Tlaib kembali memenangkan kursi DPR AS dari Distrik ke-12 Michigan. Kemenangan tersebut membuatnya memperoleh masa jabatan kelima di Kongres.
Tlaib merupakan politisi Partai Demokrat keturunan Palestina. Orang tuanya berasal dari keluarga Palestina yang kemudian menetap di AS.
Dia mencatat sejarah pada 2018 sebagai salah satu dari dua perempuan Muslimah pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS, bersama Ilhan Omar.
Selama berada di Kongres, Tlaib dikenal lantang mengkritik kebijakan pemerintah AS terhadap Israel, terutama bantuan persenjataan dan operasi militer di Jalur Gaza.