Dampak Perang Timur Tengah, Sri Lanka Liburkan Kantor dan Sekolah Setiap Rabu demi Hemat BBM

Anton Suhartono
Sri Lanka menetapkan Rabu sebagai hari libur untuk instansi pemerintah serta sekolah dan kampus, kecuali layanan darurat (Foto: Xinhua)

KOLOMBO, iNews.id - Kedahsyatan dampak perang Timur Tengah dirasakan Sri Lanka. Negara Asia Selatan itu pun memberlakukan serangkaian kebijakan baru demi menghemat energi dan bahan bakar minyak (BBM).

Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah memangkas hari kerja dalam sepekan menjadi 4 hari, dari sebelumnya 5 hari. Pemerintah menetapkan Rabu sebagai hari libur untuk instansi pemerintah, kecuali layanan darurat dan penting seperti fasilitas kesehatan dan imigrasi.

"Kita harus bersiap untuk yang terburuk, tapi berharap untuk yang terbaik," kata Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake, dalam pertemuan darurat dengan para pejabat senior, seperti dikutip dari BBC, Selasa (17/3/2026).

Namun pemerintah tak menetapkan 3 hari libur berurutan, melainkan menambahkan Rabu, bukan Jumat. Alasannya agar kantor pemerintah tidak tutup selama 3 hari berturut-turut.

Pemangkasan hari kerja menjadi 4 dalam sepekan juga berlaku bagi sektor pendidikan yakni sekolah dan universitas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

AS Serang Iran Lagi, Ledakan Terdengar di Pulau Qeshm

2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 3 November 2026, Lengkap di Seluruh Indonesia

2 hari lalu

Iran Janjikan Pembalasan Ganas jika Pejabatnya Terbunuh akibat Serangan AS-Israel

3 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 2 November 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal