Dampak Perang Timur Tengah, Thailand Berlakukan WFH hingga Batasi Jam Operasional SPBU

Anton Suhartono
Pemerintah Thailand mengumumkan kebijakan pengetatan energi dampak dari perang di Timur Tengah (Foto: ThaiPBS)

Pemerintah Thailand, lanjut Periswiwatana, juga sedang mengembangkan program penghematan energi secara luas. Nantinya SPBU tidak lagi beroperasi 24 jam, melainkan tutup dari pukul 22.00 hingga 06.00 waktu setempat.

“Timur Tengah adalah pemasok energi terbesar di dunia, dan konflik yang sedang berlangsung menyebabkan volatilitas konstan pada harga minyak dan energi global. Pemerintah menganggap penanganan krisis energi yang mengancam sebagai prioritas utama,” kata Periswiwatana.

Thailand juga tengah mempelajari proposal dari kementerian energi untuk memperkenalkan langkah-langkah penghematan lebih ketat lagi jika krisis energi memburuk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
41 menit lalu

Iran Siap Ladeni Serangan AS: Kami Punya Banyak Kejutan!

Internasional
56 menit lalu

140 Tentara AS Luka Selama Perang Lawan Iran, 8 Tewas

Internasional
1 jam lalu

Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Remehkan Iran: Tak Setangguh yang Diperkirakan

Internasional
5 jam lalu

Siap Perang Panjang, Iran Tutup Pintu Negosiasi dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal