Dari Es Abadi ke Pusat Konflik Global: Mengapa Greenland Diperebutkan?

Anton Suhartono
Greenland dulunya jauh dari hiruk-pikuk politik global, namun kini menjadi rebutan kekuatan besar dunia (Foto: AP)

Greenland Menolak Jadi Objek Kekuasaan

Di tengah rivalitas tersebut, para pemimpin politik Greenland dengan tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk aneksasi atau pemaksaan kehendak. Lima partai politik di Greenland sepakat menyuarakan pesan keras: masa depan Greenland harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri.

“Kami tidak ingin menjadi warga Amerika, kami tidak ingin menjadi warga Denmark, kami ingin menjadi warga Greenland,” tegas para pemimpin politik setempat.

Pernyataan ini juga mencerminkan kebangkitan identitas nasional Greenland, yang semakin aktif di panggung internasional dan ingin lepas dari bayang-bayang kekuatan besar.

Ancaman terhadap Stabilitas Global

Ancaman penggunaan kekuatan militer untuk merebut Greenland menuai kecaman luas, terutama dari negara-negara Eropa. Sejumlah pihak memperingatkan bahwa langkah semacam itu dapat memicu krisis serius dalam aliansi NATO dan merusak tatanan hukum internasional.

Apa yang terjadi di Greenland kini bukan sekadar urusan pulau es di utara dunia, melainkan cerminan perebutan kekuasaan global di era baru, ketika sumber daya, iklim, dan geopolitik saling bertaut erat.

Dari wilayah es abadi yang sunyi, Greenland kini berdiri di pusat pusaran konflik global. Dan dunia tengah menyaksikan, ke mana arah masa depannya akan ditentukan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Greenland Tegaskan Tak Rela Dicaplok AS Apa pun Alasannya

Internasional
3 jam lalu

Tolak Dicaplok, Greenland Peringatkan AS Masih Anggota NATO

Internasional
4 jam lalu

Anggota DPR AS Siapkan RUU Beri Jalan Trump Caplok Greenland

Internasional
5 jam lalu

Trump Ancam Kenakan Tarif 25% kepada Negara yang Berbisnis dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal