Data WHO: Virus Nipah Hanya Menginfeksi 600 Orang dalam 17 Tahun

Ahmad Islamy Jamil
Petugas kesehatan menangani jenazah pasien virus nipah di Kerala, India, pada 2018.(Foto: Reuters)

Virus nipah tergolong zoonosis, yakni penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Virus itu menyebabkan berbagai penyakit mulai dari infeksi tanpa gejala hingga penyakit pernapasan akut dan ensefalitis yang fatal, menurut WHO. Wabah besar virus itu disebabkan penularan dari kelelawar dan babi. 

WHO menyatakan, pada 2018, virus nipah sempat menjadi masalah kesehatan masyarakat karena menginfeksi berbagai hewan dan menyebabkan penyakit parah dan kematian pada manusia. “Namun, virus nipah hanya menyebabkan beberapa wabah yang diketahui di Asia,” ungkap badan PBB itu, dikutip dari Alarabiyah, Selasa (2/2/2021).

Negara-negara yang pernah terkena dampak virus nipah di masa lalu antara lain Malaysia, Singapura, Bangladesh, dan India. Sementara, negara lain yang diidentifikasi WHO memiliki kemungkinan risiko terinfeksi antara lain Kamboja, Ghana, Indonesia, Madagaskar, Filipina, dan Thailand.

“Orang yang terinfeksi awalnya mengalami gejala termasuk demam, sakit kepala, mialgia (nyeri otot), muntah dan sakit tenggorokan. Gejala ini bisa diikuti oleh pusing, mengantuk, kesadaran yang berubah, dan tanda-tanda neurologis yang mengindikasikan ensefalitis akut,” kata WHO dalam sebuah laporan.

“Tingkat kematian kasus (nipah) diperkirakan 40 persen hingga 75 persen. Angka ini dapat bervariasi berdasarkan wabah tergantung pada kemampuan lokal untuk pengawasan epidemiologi dan manajemen klinis,” ungkap lembaga itu menambahkan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!

57 tahun lalu

Perokok Berisiko 2 Kali Lipat Kena TBC, Ini Penyebab yang Jarang Disadari!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal