Datangi Kampus untuk Bela Mahasiswa Yahudi, Ketua DPR AS Dicemooh Demonstran Pro-Palestina

Anton Suhartono
Mike Johnson dicemooh demonstran pro-Palestina di Universitas Columbia, New York (Foto: Reuters)

Di saat bersamaan demonstran pro-Palestina mencemooh politikus Partai Republik yang berhaluan konservatif itu. Teriakan-teriakan terhadap Johnson membuat pidatonya tak begitu terdengar. Kedatangan Johnson ke Universitas Columbia juga disambut dingin oleh mahasiswa lainnya.

Demonstran yang mendirikan tenda menegaskan aksi mereka berlangsung damai serta menolak kehadiran pihak luar yang tidak terkait dengan gerakan pro-Palestina. Orang-orang dari luar penghasut tak akan diterima di kampus.

Di negara yang terpolarisasi secara politik, kelompok konservatif akan mendapat pujian jika mementang aktivis liberal. Para aktivis menilai, politisi Partai Republik terlalu membesar-besarkan perilaku anti-semit di kampus demi mendapat dukungan politik.

Demonstrasi besar-besaran mengecam Israel juga pecah di kampus-kampus lain di AS yang terkadang berujung dengan penangkapan oleh polisi. Kepolisian Texas, mengenakan perlengkapan antihuru-hara lengkap serta petugas berkuda membubarkan demonstrasi di Universitas Texas, Austin, dan menangkap 20 orang. Di tempat lain, polisi kampus Universitas Southern California, Los Angeles, merobohkan tenda-tenda demonstran.

Demonstrasi mendukung Palestina juga pecah di Universitas Brown, Providence, Rhode Island; Universitas Michigan di Ann Arbor; Institut Teknologi Massachusetts di Cambridge; dan Politeknik Negeri California di Humboldt.

Mahasiswa mendesak kampus mereka untuk melepaskan aset-asetnya dari Israel serta menekan pemerintah AS untuk mengendalikan serangan pasukan Zionis terhadap warga sipil Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

10 jam lalu

Kecelakaan Horor, Pesawat Cessna Tabrak Helikopter Polisi di Udara

11 jam lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

13 jam lalu

Trump Gelar Perang Ekonomi terhadap Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Isu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal