Demo Runtuhnya Gedung 10 Lantai yang Telan Korban Jiwa Ricuh, Polisi Lepaskan Tembakan dan Gas Air Mata

Umaya Khusniah
Aksi protes di Iran atas runtuhnya gedung di Kota Abadan yang mematikan berakhir ricuh. (Foto: Reuters)

TEHERAN, iNews.id - Aksi protes di Iran atas runtuhnya gedung di Kota Abadan yang mematikan berakhir ricuh. Polisi terpaksa menggunakan gas air mata dan melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan massa.

Kantor berita Fars dan laporan agensi di media sosial mengatakan, protes di Abadan pada Jumat (28/5/2022) malam berubah menjadi aksi kekerasan ketika orang banyak memaksa masuk ke reruntuhan gedung. Saat itu operasi penyelamatan masih berlanjut.

"Polisi menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan," tulisnya. 

Rekaman di media sosial menunjukkan orang-orang berlarian mencari perlindungan. Jeritan 'jangan tembak, jangan tembak' dan suara tembakan terdengar. 

Reuters tidak dapat secara independen mengotentikasi rekaman tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Buletin
52 menit lalu

Iran Naikkan Upah Minimum 60 Persen di Tengah Perang dengan AS dan Israel

Internasional
1 jam lalu

Mengejutkan! Bos Badan Intelijen AS Mundur gegara Tak Setuju dengan Perang Iran

Internasional
4 jam lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Internasional
4 jam lalu

Dilaporkan Tewas akibat Serangan Israel, Akun Medsos Ali Larijani Posting Surat Tulisan Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal