Kementerian Dalam Negeri Iran menyatakan kerusuhan secara bertahap mereda, sementara Jaksa Agung memperingatkan mereka yang terlibat dalam kerusuhan bisa menghadapi hukuman mati.
Dalam wawancara dengan media pada Minggu kemarin, Presiden Masoud Pezeshkian membahas rencana penguatan ekonomi dan pemenuhan tuntutan rakyat.
Dia menegaskan Amerika Serikat (AS) dan Israel ingin menabur kekacauan dan ketidaktertiban di Iran dengan memerintahkan kerusuhan. Dia menyerukan kepada warga Iran untuk menjauhkan diri dari perusuh dan teroris.