Demo Rusuh London, Islam Dijadikan Kambing Hitam Politik Sayap Kanan Eropa

Anton Suhartono
Demonstrasi sayap kanan anti-imigran besar-besaran di London, Inggris, Sabtu (13/9/2025) (Foto: AP)

Tak hanya tokoh politik, miliarder AS Elon Musk juga ikut menyulut emosi massa dengan menyerukan “perubahan revolusioner” terhadap pemerintahan Inggris. Dia bahkan memperingatkan bahwa warga hanya punya dua pilihan: “melawan atau mati.”

Demonstrasi di London ini tidak hanya menimbulkan kericuhan yang melukai 26 polisi dan berujung pada penangkapan 25 demonstran, tetapi juga menegaskan meningkatnya radikalisasi sayap kanan di Eropa.

Islamofobia kini kian dijadikan alat mobilisasi politik, mengubah minoritas Muslim menjadi sasaran kebencian yang terorganisir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

AS Tarik Pesawat Pengebom dari Inggris, Pilot Tetap Siaga Serang Iran

4 hari lalu

Khawatir Serangan Iran, Seluruh Pesawat Pengebom AS Dipindah dari Pangkalan Inggris

4 hari lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

11 hari lalu

Inggris Tetapkan Manchester Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal