Demonstran Kepung Gedung Putih, Donald Trump Sempat Dievakuasi ke Bunker

Arif Budiwinarto
Demonstran berunjuk rasa di depan Gedung Putih menyusul tewasnya George Floyd di tangan polisi Minneapolis (foto: SMH)

Mereka diminta tidak memakai atribut maupun tanda pengenal staf Gedung Putih sampai memasuki pos pemeriksaan yang dijaga Secret Service. Himbauan ini dimaksudkan agar para staf terhindar dari gangguan para demonstran.

Gelombang unjuk rasa besar-besaran melanda lebih dari 30 kota di 16 negara bagian Amerika Serikat sejak awal pekan kemarin. Aksi tersebut dipicu tewasnya pria berkulit hitam, George Floyd, saat ditangani polisi Minneapolis atas dugaan peredaran uang palsu.

Floyd meninggal dunia setelah bagian lehernya ditindih lutut polisi yang diketahui bernama Derek Chauvin. Belakangan, tewasnya Floyd dikaitkan dengan sentimen rasial. Sebab, Derek diketahui punya rekam jejak buruk menangani orang-orang berkulit hitam.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump: Amerika Bodoh Serahkan Greenland ke Denmark Setelah Perang Dunia II

Internasional
8 jam lalu

Trump Batal Hukum Negara Eropa dengan Tarif 10% terkait Greenland, Ini Alasannya

Internasional
9 jam lalu

Trump Yakin Konflik Rusia-Ukraina Tak Akan Picu Perang Dunia III

Internasional
17 jam lalu

Trump Tak Akan Kerahkan Militer Rebut Greenland, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal