Demonstran Panjat Gedung Parlemen Australia, Serukan Pembebasan Palestina

Anton Suhartono
Demonstran pro-Palestina menggelar aksi dengan memanjat atap gedung parlemen Australia (Foto: Reuters)

Setelah menyelesaikan aksinya dan merapikan spanduk, para demonstran dibawa polisi sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Juru bicara kubu oposisi Australia James Paterson mengecam demonstrasi tersebut.

“Ini adalah pelanggaran serius terhadap keamanan Parlemen. Bangunan itu didesain dengan biaya besar untuk mencegah serangan seperti ini. Harus diselidiki,” kata Paterson, dalam sebuah postingan di media sosial X.

Sejak perang Israel-Hamas pecah pada 7 Oktober, demonstrasi pro-Palestina berlangsung di berbagai lokasi, termasuk kota-kota besar dan kampus.

Namun sikap pemerintah sepertinya bertentangan dengan pemerintah. Partai Buruh yang berkuasa memberhentikan tanpa batas waktu Muslimah senator, Fatima Payman, pada Senin lalu. Dia memberikan suara dukungan untuk mosi mendukung pembentukan negara Palestina.

Australia saat ini tidak mengakui negara Palestina, meski Menteri Luar Negeri Penny Wong pada Mei lalu mengatakan negaranya bisa saja mengakui sebelum proses perdamaian formal antara Israel dan Palestina selesai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Warga Gaza Ucapkan HUT Ke-81 RI, Lukis Bendera Merah-Putih di Reruntuhan Bangunan

4 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

5 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

5 hari lalu

Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal