Denmark Akhirnya Sahkan UU Larang Pembakaran Alquran

Anton Suhartono
Denmark mengesahkan UU yang melarang pembakaran Alquran. Kelompok sayap kanan Patriot Denmark membakar Alquran di depan Kedubes Irak (Foto: Reuters)

KOPENHAGEN, iNews.id - Parlemen Denmark, Kamis (7/12/2023), mengesahkan undang-undang (UU) yang melarang aksi pembakaran kitab suci Alquran. Denmark merupakan salah satu negara Eropa yang menjadi sorotan negara-negara Muslim, bahkan Barat, terkait maraknya aksi penistaan terhadap Kitab Suci umat Islam sejak awal tahun ini.

Dengan disahkannya UU itu maka segala aktivitas pembakaran Alquran ilegal dan pelakunya bisa dipidana.

Sebelumnya pemerintah dan kepolisian Denmark tak bisa memproses hukum para pelaku penistaan Alquran itu dengan alasan kebebasan berkespresi.

Beberapa demonstrasi disertai pembakaran Alquran terjadi di Denmark, yakni di depan beberapa kantor kedutaan besar (kedubes). 

Pelakunya adalah kelompok yang menyebut diri "Patriot Denmark". Bahkan dalam beberapa kesempatan mereka menyiarkan langsung aksi penistaan di Facebook. 

Pembakaran serta pelecehan Alquran di Denmark serta negara lain seperti Swedia memicu protes di banyak negara Muslim. Beberapa negara memanggil dubes kedua negara, bahkan ada yang mengusir. 

Di Irak, ratusan orang membakar kedubes Swedia di Baghdad sebagai protes atas izin yang dikeluarkan pemerintah untuk membakar Alquran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Saat Prabowo Terpukau Suara Qori Cilik Juara MTQ Internasional: Nanti Menghadap Saya

Nasional
11 hari lalu

Tema Nuzulul Quran di Istana Besok: Alquran, Amanah Ekologis dan Jalan perdamaian Dunia

Nasional
11 hari lalu

Menag Nasaruddin Ingin Indonesia Jadi Pusat Studi Alquran Dunia

Internasional
25 hari lalu

Greenland Tolak Mentah-Mentah Bantuan RS Terapung Trump, Sindir Berobat di AS Harus Bayar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal