Derita Warga Venezuela, Tangis dan Kelaparan akibat Pemadaman Listrik

Nathania Riris Michico
Banyak wilayah di Venezuela, termasuk Caracas, diselimuti kegelapan akibat pemadaman listrik. (FOTO: MATIAS DELACROIX/AFP/GETTY IMAGES)

CARACAS, iNews.id - Pemerintah Venezuela memerintahkan sekolah dan toko tetap tutup pada Senin (12/3) seiring pemadaman listrik yang masih berlanjut pada hari kelima.

Kelompok oposisi menyatakan sedikitnya 17 orang dilaporkan meninggal dunia akibat pemadaman tersebut.

Warga di ibu kota, Caracas, berbicara kepada BBC soal keputusasaan mereka yang semakin bertambah.

Setiap jam yang berlalu tanpa listrik di Venezuela membawa lebih banyak kekacauan dan stres pada negeri yang sudah berada di ambang batas.

Geng motor pro pemerintah, dikenal sebagai "colectivos", berkeliaran di jalan-jalan gelap, menegakkan ketertiban dengan todongan pistol, sementara beberapa peristiwa penjarahan terjadi secara sporadis di tengah-tengah keputusasaan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Megapolitan
15 jam lalu

Stasiun Duri Sempat Gelap akibat Listrik Padam, Layanan KRL Dipastikan Normal

Internasional
12 hari lalu

Trump: Setelah Iran, Kuba!

Internasional
14 hari lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Nasional
1 bulan lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal