Derita Warga Venezuela, Tangis dan Kelaparan akibat Pemadaman Listrik

Nathania Riris Michico
Banyak wilayah di Venezuela, termasuk Caracas, diselimuti kegelapan akibat pemadaman listrik. (FOTO: MATIAS DELACROIX/AFP/GETTY IMAGES)

Sebuah toko di dekat rumahnya dijarah, sebut dia, dan seorang tetangga memberinya sedikit beras.

"Saya merebusnya, menambah sedikit gula, dan memberinya kepada anak saya. Tapi hari ini, ketika dia minta makan, apa yang akan saya berikan? Saya bisa menahan lapar. Sebagai orang dewasa, kita hanya butuh segelas air. Tapi bagaimana dengan anak-anak?" ujarnya.

Tampak pula sekelompok ibu-ibu yang juga putus asa dan tertekan, mulai memukul-mukul pintu toserba yang tutup, menuntut agar diizinkan masuk.

Di dalam, kasir dan mesin kartu tidak berfungsi dan staf hanya menerima pembayaran dalam dolar AS.

"Kami tidak menggunakan dolar di negara ini, kami tidak dibayar dengan dolar, kami dibayar dengan Bolivar," kata Majorie, suaranya meninggi lagi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

57 tahun lalu

Kortas Tipikor Polri bakal Periksa Kementerian ESDM terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal