Dewan HAM PBB Akan Gelar Pertemuan Khusus Bahas Kudeta Myanmar

Anton Suhartono
Dewan HAM PBB akan gelar pertemuan khusus bahas kudeta Myanmar (Foto: Reuters)

Dia mengatakan, penyelidik PBB tentang HAM di Myanmar Thomas Andrews menyerukan pertemuan khusus untuk menunjukkan kepada warga Myanmar mereka tidak sendirian di saat-saat menghadapi bahaya serta membutuhkan bantuan.

"Di atas segalanya, kami harus segera merespons penderitaan warga Myanmar dan situasi HAM yang memburuk dengan cepat di sana," kata Braithwaite, dikutip dari Reuters, Selasa (9/2/2021).

Puluhan ribu warga Myanmar turun ke jalan untuk menentang kudeta pada Senin pekan lalu.

Jenderal Min Aung Hlaing yang mengambil alih kepemimpinan Myanmar pascakudeta mengatakan, pemerintahannya akan mengadakan pemilu yang baru dan menyerahkan kekuasaan kepada juga pemenang. Dia berjanji akan memimpin Myanmar selama masa keadaan darurat yang berlangsung setahun ini dengan menerapkan demokrasi, berbeda dengan pemerintahan junta sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Erdogan: Uni Eropa Rugi Tolak Turki Gabung

2 hari lalu

Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

5 hari lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

24 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal