Dewan HAM PBB Setujui Resolusi untuk Cegah Pembakaran Alquran

Anton Suhartono
Dewan HAM PBB menyetujui resolusi soal kebencian agama, terkait pembakaran Alquran bulan lalu di Swedia (Foto: Reuters)

Sebanyak 28 negara negara memberikan dukungan, melawan 12 yang menentang resolusi, serta tujuh negara memilih abstain.

Marc Limon, direktur Universal Rights Group yang berbasis di Jenewa, Swiss, mengatakan hasil polling resolusi tersebut menunjukkan negara Barat mengalami kemuduran parah di Dewan HAM.

"Mereka semakin kehilangan dukungan dan argumen," katanya.

Setelah pemungutan suara, Perwakilan Tetap Pakistan untuk PBB di Jenewa, Khalil Hasmi, menuduh negara Barat hanya melakukan lips service terkait komitmen dalam mencegah kebencian agama. Negara-negara Barat tak mendukung resolusi tersebut. 

"Penentangan beberapa orang di ruangan itu berasal dari keengganan mereka untuk mengutuk penodaan publik terhadap Kitab Suci Alquran atau kitab agama lainnya. Mereka tidak punya keberanian politik, hukum, dan moral untuk mengutuk tindakan itu," kata Hasmi.

Pembakaran Alquran di Swedia dilakukan seorang imigran Irak, Salwan Momika. Dia membakar Alquran di luar masjid Stockholm setelah mendapat izin dari kepolisian. Tindakan itu memicu kemarahan negara-negara Muslim. Amerika Serikat dan Uni Eropa ikut mengecam pembakaran tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Brutal! Markas Polisi Pakistan termasuk Masjid Diserang, 31 Orang Tewas

13 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

14 hari lalu

Konflik Memanas, Arab Saudi Desak Iran Kendalikan Kelompok Houthi Yaman

14 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Bikin Sejumlah Negara Resah, Erdogan: Mereka Diam-Diam Menentang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal