Dewan Keamanan PBB Gelar Voting Resolusi Mengutuk Serangan ke Ukraina, Bakal Diveto Rusia

Anton Suhartono
Dewan Keamanan PBB akan voting draf resolusi mengutuk serangan Rusia ke Ukraina (Foto: Reuters)

Naskah itu juga menegaskan kembali komitmen Dewan Keamanan terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan integritas wilayah Ukraina dalam batas-batas yang diakui secara internasional.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan operasi militer ke Ukraina saat Dewan Keamanan bertemu di New York pada Rabu malam una mencoba meredakan ketegangan.

Berkaca dari voting Dewan Keamanan PBB untuk draf resolusi menentang referendum status Krimea pada 2014, sebanyak 13 negara mendukung, China abstain dan Rusia menggunakan hak veto.  Majelis Umum PBB kemudian mengadopsi sebuah resolusi yang menyatakan referendum itu tidak sah dengan mendulang dukungan dari 100 negara, 11 menentang, dan 58 abstain. Belasan negara lainnya tidak memilih.

Dewan Keamanan PBB terdiri atas lima anggota tetap yakni Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan Prancis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
6 jam lalu

Terry Putri Ungkap Perjuangan Puasa di AS, Susah Cari Makanan Halal hingga Tempuh 70 Km untuk Tarawih

Nasional
18 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
2 hari lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Internasional
2 hari lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal