Trump pekan lalu dilaporkan membatalkan serangan ke Iran menyusul demonstrasi anti-pemerintah rusuh di negara itu yang menewaskan ribuan orang. Bahkan Trump mengancam akan membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei jika tindakan represif terhadap demonstran tak dihentikan.
Namun kemudian Trump melunakkan retorikanya dengan mengatakan, pasukan keamanan Iran berhenti membunuh serta membatalkan eksekusi mati demonstran.
Iran menuduh AS dan Israel berada di balik demonstrasi rusuh dengan mempersenjatai mereka untuk membuat rusuh.