Diam-Diam Donald Trump Sudah Teleponan dengan Putin, Bahas Apa?

Anton Suhartono
Donald Trump dilaporkan telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pasca-kemenangannya dalam Pilpres AS (Foto: AP)

Sebelumnya, penasihat senior Trump yang juga ahli strategi Partai Republik Bryan Lanza mengatakan, AS di bawah pemerintahan Trump tidak akan mendukung Ukraina untuk menuntut kembali wilayahnya yakni Semenanjung Krimea.

Sikap itu dianggap realistis karena Krimea telah jatuh ke tangan Rusia sejak 2014 lalu dan prioritas AS ke depan adalah mengakhiri konflik.

Krimea dicaplok Rusia sejak Maret 2014 berdasarkan referendum yang digelar setelah kudeta di Ukraina. Dalam referendum yang hasilnya tak diakui dunia internasional tersebut, 96,77 persen warga Krimea dan 95,6 persen di Sevastopol memilih bergabung dengan Rusia. 

Para pejabat Rusia berulang kali menegaskan penduduk Krimea memilih untuk bersatu kembali dengan Rusia secara demokratis serta mematuhi sepenuhnya hukum internasional dan Piagam PBB. 

Putin menegaskan, masalah Krimea telah selesai dan tak perlu dibahas lagi. Namun Ukraina dan negara-negara Barat tetap tak mengakui hasil referendum yang memberikan Krimea untuk Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump: Iran Tak Akan Diberi Kesempatan Miliki Senjata Nuklir

1 hari lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

2 hari lalu

Ini Isi Pidato Trump di Sidang Umum PBB yang Bikin Delegasi Kuba Walk out

2 hari lalu

Delegasi Kuba Walk out saat Trump Pidato di Sidang Umum PBB, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal