Diancam Bakal Dipenjarakan Trump, Politisi Muslimah AS Ilhan Omar: Saya Tidak Takut!

Anton Suhartono
Ilhan Omar menegaskan tidak gentar dengan ancaman deportasi dan hukuman penjara Presiden Donald Trump (Foto: AP)

Dia berjanji akan lebih aktif berkampanye menjelang pemilu pada 3 November, dengan tujuan mengamankan mayoritas kursi bagi Partai Demokrat di DPR dan Senat, sekaligus meminta pertanggungjawaban pemerintahan Trump.

Trump pada Selasa lalu mengisyaratkan bahwa Omar bisa menghadapi hukuman penjara, bukan hanya deportasi, terkait penyelidikan federal terkait proses keimigrasiannya.

Agen federal menggeledah kediaman Omar sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan pernyataan palsu dalam dokumen pemerintah dan potensi konspirasi. Dalam penggeledahan tersebut, mereka menyita sejumlah laptop, ponsel, buku catatan, serta paspor Omar.

Penyidik ​​tengah memeriksa apakah Omar atau mendiang ayahnya memberikan catatan usia yang tidak akurat saat dia memperoleh kewarganegaraan AS pada 2000.

Perempuan yang terpilih sebagai anggota DPR AS pada 2019 itu dengan tegas membantah pelanggaran. Dia menegaskan tiba di AS pada usia 12 tahun pada 1995 dan memperoleh status kewarganegaraan pada usia 17 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Beda dengan Trump, Wapres AS JD Vance Ogah Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel

6 jam lalu

Iran Akan Luncurkan Amunisi Dahsyat "Bapak dari Segala Bom", Pesaing "Ibu dari Segala Bom" AS

14 jam lalu

JK Terima Penghargaan dari Northern Illinois University, Disebut Jembatani Indonesia-AS

21 jam lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambruk ke Rp18.022 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal