Diancam Putin, Presiden Korsel Bantah Kirim Senjata ke Ukraina: Kami Jaga Hubungan dengan Rusia

Anton Suhartono
Yoon Suk Yeol membantah Korsel akan mengirim senjata ke Ukraina (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Korea Selatan (Korsel) membantah akan mengirim senjata ke Ukraina. Negeri Gingseng sejauh ini hanya memberikan bantuan kemanusiaan serta peralatan tak mematikan.

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol mengatakan, pemerintahannya menjaga hubungan dengan semua negara, termasuk Rusia.

“Kami memberikan bantuan kemanusiaan dan damai untuk Ukraina, tidak pernah senjata mematikan. Ini masalah kedaulatan dan kami berupaya menjaga hubungan damai dengan semua negara di dunia, termasuk Rusia,” kata Yoon, dikutip dari Yonhap, Jumat (28/10/2022).

Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis kemarin mengancam hubungan negaranya dengan Korsel bisa terganggu jika memberikan dukungan militer ke Ukraina.

"(Korsel) Telah membuat keputusan untuk memasok senjata dan amunisi ke Ukraina,” ujar Putin, seraya menegaskan keputusan semacam itu bisa memperburuk hubungan bilateral.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
22 jam lalu

Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
3 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
6 hari lalu

Janji Putin kepada Mojtaba Khamenei: Rusia Tak Akan Tinggalkan Iran Sendirian

Internasional
6 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Sebut Pemimpin Iran Pemberani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal