Didakwa 34 Tuduhan, Donald Trump Sebut Jadi Korban Campur Tangan Politik

Anton Suhartono
Donald Trump menolak semua 34 dakwaan terhadap dirinya di pengadilan Manhattan (Foto: Reuters)

Dalam pidatonya selama 25 menit itu, Trump juga menuduh Jaksa Wilayah Manhattan Alvin Bragg sengaja muncul hanya untuk menangkapnya. Padahal, kata Trump, Bragg belum tahu apa pun tentang dirinya.

Bukan hanya itu Trump juga menyebut hakim yang memimpin sidang dakwaan, Juan Merchan, membenci dirinya. 

Dalam sidang di pengadilan Manhattan, Trump mengaku tidak bersalah atas 34 dakwaan kejahatan pemalsuan catatan bisnis. Jaksa menuduhnya mengatur pembayaran suap kepada dua perempuan sebelum Pilpres AS 2016 untuk tutup mulut.

Selain kasus terbaru yang menjeratnya, pria 76 tahun itu juga mengungkit soal penggeledahan kediamannya di Florida oleh FBI terkait dokumen rahasia negara. Dokumen itu seharusnya diserahkan ke negara setelah Trump tak lagi menjadi presiden pada 2021.

Dia mengaitkan kasus itu sebagai upaya untuk menjegalnya maju dalam Pilpres AS.

"Ini campur tangan pilpres besar-besaran dalam skala yang tidak pernah terlihat," ujarnya.

Pidato digelar di ballroom resor dihadiri ratusan pendukung, termasuk anggota parlemen dari Partai Republik Marjorie Taylor Greene dan Matt Gaetz, serta putranya, Donald Trump Jr dan Eric Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Sadis, Pria di AS Tembak Mati 7 Anggota Keluarga termasuk Perempuan Hamil dan 2 Anak

20 jam lalu

Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 12 Orang, termasuk Warga AS dan Palestina

24 jam lalu

Gawat! Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran Lagi

24 jam lalu

Berubah Pikiran, Trump Pertimbangkan Kirim Pasukan AS Bantu Saudi Serang Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal