Didakwa 34 Tuduhan, Donald Trump Sebut Jadi Korban Campur Tangan Politik

Anton Suhartono
Donald Trump menolak semua 34 dakwaan terhadap dirinya di pengadilan Manhattan (Foto: Reuters)

PALM BEACH, iNews.id - Donald Trump menyebut dirinya sebagai korban campur tangan pilpres Amerika Serikat (AS) yang tak disertai bukti. Presiden ke-45 AS itu menjalani sidang dakwaan pada Selasa (4/4/2023) siang waktu New York.

"Saya tidak pernah mengira hal seperti ini bisa terjadi di AS," kata Trump, dalam pidato di resor pribadi, Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida.

"Satu-satunya kejahatan yang saya lakukan adalah membela negara kita tanpa rasa takut dari mereka yang berusaha menghancurkannya," ujarnya, menegaskan, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (5/4/2023).

Dia langsung pulang ke Florida begitu sidang selesai pada Selasa sore waktu setempat. 

Berbeda dengan pernyataan sebelumnya, kali ini Trump tidak menyerukan para pendukungnya untuk berunjuk rasa. Setelah ini, Trump diperkirakan melanjutkan kembali kampanye untuk maju sebagai bakal calon presiden dari Partai Republik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

1 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

1 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

1 hari lalu

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal