Diembargo Energi, Kuba: AS Ingin Rakyat Kami Sengsara

Anton Suhartono
Pemerintah Kuba menuding Amerika Serikat sengaja memberlakukan embargo energi untuk menghambat perekonomian (Foto: AP)

“Presiden Amerika Serikat meningkatkan ancaman agresi militernya terhadap Kuba ke skala berbahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya, dalam pernyataan di media sosial X, dikutip Rabu (6/5/2026).

Dia menyerukan masyarakat internasional untuk memberi perhatian serius terhadap situasi tersebut. Menurut Bermudez, kebijakan AS hanya menguntungkan segelintir elite kaya dan berpengaruh yang ingin membalas dendam sekaligus menguasai negara lemah.

Trump juga menandatangani instruksi presiden yang mengizinkan penerapan tarif terhadap negara-negara pemasok minyak ke Kuba serta mengumumkan keadaan darurat dengan dalih ancaman terhadap keamanan nasional AS.

Menanggapi langkah itu, pemerintah Kuba kembali menegaskan, kebijakan embargo energi yang diberlakukan Washington bukan sekadar sanksi ekonomi, melainkan strategi untuk menekan kehidupan rakyat secara langsung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz 100%, Ini Komentar Iran

11 jam lalu

Jubir Gedung Putih Karoline Leavitt Mundur, Trump: Saya Hormati!

13 jam lalu

Trump Klaim AS Bikin Iran Tak Berdaya di Selat Hormuz: Mereka Bangkrut!

15 jam lalu

Trump Sebut Iran Tak Sanggup Gaji Tentara: Mereka Inflasi 300%!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal