Dievakuasi dari Wuhan, Ratusan Warga Australia Dikarantina di Christmas Island

Nathania Riris Michico
Qantas tidak akan lagi mengangkut penumpang asal China untuk masuk ke Australia. (FOTO: ABC News/Natasha Johnson)

Warga Australia yang dievakuasi dari Wuhan ini akan dikarantina selama dua pekan di Christmas Island. Mereka akan ditempatkan di Pusat Penahanan Imigrasi yang sekarang ini sudah hampir kosong, disertai oleh tim dokter dan perawat.

Bila tidak ada tanda-tanda mengidap virus korona, mereka kemudian akan diterbangkan ke Perth, yang berjarak empat jam penerbangan dari Christmas Island.

Evakuasi yang dilakukan Australia ini mengikuti jejak yang dilakukan oleh Indonesia, Amerika Serikat, dan Singapura yang melarang semua warga China memasuki negara mereka, bersama dengan penumpang lain yang baru-baru ini mengunjungi China.

Warga negara Australia atau mereka yang memiliki keluarga di Australia masih diperbolehkan pulang, namun Qantas akan mengikuti jejak maskapai internasional lainnya untuk menghentikan penerbangan ke dan dari China.

Di negara bagian New South Wales, lebih dari 1.000 penumpang yang tiba di Sydney dari Daratan China pada Minggu kemarin dites apakah mereka ada yang terkena virus korona.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

5 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

5 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

6 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal